Cara Menjadikan Blogger sebagai Profesi

Romeltea | Follow @romel_tea

Blog atau ngeblog bisa menghasilkan uang. Blogger bisa menjadi profesi. Postingan ini berisi tutorial cara menjadikan blogger sebagai profesi atau pekerjaan.

Cara Menjadikan Blogger sebagai Profesi

Saya sering ditanya teman lama: "Sibuk apa sekarang?" Pertanyaan lugasnya: "Kerja apa sekarang?" atau "Bekerja di mana?"

Jawaban saya: ngeblog! Saya blogger! Saya blogging. Bisa juga dibilang saya blogpreneur.

Saya "sibuk" mengelola website pribadi alias blog. Alhamdulillah, dari blog ini saya bisa "bertahan hidup" alias bisa mendapatkan penghasilan untuk menjalani kehidupan ini :)

Istilah Inggrisnya, saya "make money blogging" atau menghasilkan uang dari ngeblog; mencari nafkah atau menjemput rezeki dengan ngeblog.

Saya tidak bekerja di sebuah perusahaan. Saya tidak punya kantor atau bukan pekerja kantoran. Saya tidak punya seragam kerja pun kartu identitas sebagai karyawan sebuah perusahaan.

Saya menjadi "full time blogger" sejak 2017. Sudah.... tujuh tahun! 

2017 itu terakhir kali saya menjalani profesi sebagai dosen. Dosen luar biasa alias dosen honorer. Saya mengampu beberapa mata kuliah, khususnya ilmu komunikasi --jurnalistik dan penyiaran (radio broadcasting).

Saya jadi dosen gegara berpengalaman jadi wartawan dan penyiar. Saya juga menulis beberapa buku, seperti broadcast journalism, jurnalistik praktis, jurnalistik terapan, jurnalistik online, dasar-dasar siaran radio, manajemen program dan teknik produksi siaran radio, dan terbaru (Oktober 2021) buku humas online.

Selain ngeblog, saya juga masih menjadi trainer atau menjadi pemateri pelatihan, khususnya pelatihan jurnalistik, kehumasan, manajemen media, dan manajemen website.

Sejak pandemi (2020-2022) "order" sebagai pemateri pelatihan seret bener. Langka! Dulu mah sering banget. Bisa seminggu sekali ngisi pelatihan. Sejak pandemi, langka bener!

Maka, saya kian aktif ngeblog. Kian fokus. Sampai bisa utak-atik desain template atau tema (theme). Komisi iklan Google AdSense, afiliasi, dan sponsored post jadi andalan utama penghasilan.

Lalu bagaimana saya menjalani kehidupan sebagai blogger? Berikut ini cara menjadikan blogger sebagai profesi, menjadi blogger penuh waktu, atau nyari duit dari ngeblog.

Pengertian Blogger

Blogger adalah orang yang mengelola blog. Disebut juga narablog atau bloger, seorang blogger menulis, mengedit, memposting, dan mempromosikan konten di situs web mereka.

Blog adalah website pribadi. Umumnya sebuah blog berisi posting tulisan berupa pengalaman, pemikiran, atau pengetahuan.  Selengkapnya: Pengertian Blog.

Blogger juga merupakan nama platform blog gratis milik Google dengan domain blogspot.com, misalnya blogromeltea.blogspot.com.

Dalam konteks bisnis, blogger adalah staf marketing yang bertugas membuat postingan blog untuk pemasaran konten (content marketing). Saat ini blogging merupakan bagian dari strategi marketing. Silakan simak Corporate Blogging.

Banyak orang membuat blog sekadar untuk coba-coba. Bikin, lalu dibiarkan. Banyak juga yang serius ngeblog dengan berbagai motif, mulai dari sekadar menyalurkan hobi menulis hingga jualan online.

Lalu, apa dan bagaimana menjadi blogger profesional? Berikut ini ulasannya.

Cara Menjadikan Blogger sebagai Profesi

Blogger adalah orang yang mengelola blog. Profesional artinya bersangkutan dengan profesi; memerlukan kepandaian khusus untuk menjalankannya; mengharuskan adanya pembayaran untuk melakukannya (lawan amatir); orang yang terlibat atau memenuhi kualifikasi dalam suatu profesi

Profesi sendiri artinya "bidang pekerjaan yang dilandasi pendidikan keahlian (keterampilan, kejuruan, dan sebagainya) tertentu" (KBBI Daring).

Dengan demikian, blogger profesional adalah orang yang bekerja dengan mengelola sebuah blog dan memiliki keahlian blogging.

Blogging bukan sekadar membuat blog dan menulis, tapi juga memerlukan keahilan khusus lain seperti pengoptimalan mesin telusur (SEO).

Keterampilan seorang blogger profesional meliputi penulisan konten (content writing) --umumnya blog berisi konten tulisan, lalu SEO dan manajemen media sosial untuk promosi blognya.

Keterampilan utama blogger pro adalah menulis (writing skills) khususnya menulis untuk website. Menulis untuk blog atau website terkait dengan pengalaman pengguna (user experience), ramah mesin pencari (SEO friendly), dan ramah pengguna (user friendly).

Maka, untuk menjadikan blogger sebagai profesi kita harus "all out" dalam mengelola blog, rajin mengisinya, menerapkan SEO, bahkan juga terkait desain yang memerlukan pemahaman dasar kode-kode yang membangun sebuah blog --CSS, HTML, JavaScript.

Menjadikan blogger sebagai profesi juga berarti menjadikan blog sebagai sumber penghasilan atau menghasilkan uang. Ulasan berikut ini adalah bagaimana blog bisa menjadi "mesin uang".

Sumber Penghasilan Blogger

Berikut ini sumber penghasilan blogger.

1. AdSense

Blogger umumnya menghasilkan uang dari iklan, terutama periklanan Google atau Google AdSense. Caranya, blog harus banyak pengunjung, daftar di AdSense, dan menampilkan iklan dari Google. 

Penghasilan blogger dari Google AdSense mulai Rp1,3 juta hingga puluhan bahkan ratusan juga per bulan --tergantung trafik blognya.

2. Iklan Display

Iklan display adalah iklan berupa banner dari pengiklan lokal. Meski jarang, ini juga sumber penghasilan blogger. Biasanya iklan display dipasang di sidebar blog.

Tarif iklan display bervariasi dan ditentukan blogger sendiri, antara Rp300 ribu hingga jutaan untuk penayangan sebulan.

3. Content Placement

Content Placement --disebut juga sponsored post-- adalah iklan berupa artikel atau tulisan tentang topik tertentu. Di dalamnya ada sisipan link ke website pemasang. 

Content Placement itu semacam advertorial. Bisa juga berupa review produk/jasa. Content Placement merupakan bagian dari strategi marketing online, khususnya terkait backlinking atau link building.

Tarif content placement ditentukan sendiri oleh blogger. Antara Rp200 ribu hingga 500-ribuan. Tergantung trafik. Kalau content placement di situs berita ternama harganya di kisaran 1-5 jutaan.

4. Link Insertion

Ini mirip content placement, namun hanya berupa sisipan link (tautan) dalam artikel atau postingan yang sudah ada. Pemasang iklan jenis ini biasanya memilih postingan yang terkait niche market atau  postingan terpopuler.

Harga pemasangan link dalam artikel yang ada ini antara 100-200 ribuan. Bisa lebih --tergantung trafik blog.

5. Tautan afiliasi

Blogger biasa mencari peluang penghasilan dengan ikut program afiliasai. Saya sendiri ikut dua program afiliasi dan penghasilannya naik-turun, antara 10 hingga 100 dolar per bulan. 

Marketplace seperti Tokopedia dan Shopee juga menyediakan program afiliasi. Anda tinggal membuat postingan yang mempromosikan sebuah produk/jasa dan menyertakan sebuah link di dalamnya.

6. Donasi

Donasi adalah sumbangan dari pembaca atau pengunjung blog. Sebagai ungkapan terima kasih, pengunjung mengirimkan donasi melalui transfer bank atau PayPal.

Seingat saya, saya pernah sekali menerima donasi dari seorang pengunjung blog saya. Dia bilang "sebagai ungkapan terima kasih". Hingga postingan ini dibuat, belum ada lagi donatur.

Itu dia Cara Menjadikan Blogger sebagai Profesi. Intinya sih tekun, sabar, dan konten berkualitas agar blog banyak pengunjung. Jika blog Anda populer, trafik tinggi, maka blog Anda akan diterima Google AdSense plus para pengiklan akan menghubungi Anda.

Video: 7 Sumber Penghasilan Blogger


Previous
« Prev Post
Author Image

Romeltea
Romeltea adalah onair dan online name Asep Syamsul M. Romli aka Kang Romel. Praktisi Media dan Content Creator from Bandung, Jawa Barat, Indonesia. Follow me: facebook twitter instagram linkedin youtube

Recommended Posts

Related Posts

Show comments
Hide comments

No comments on Cara Menjadikan Blogger sebagai Profesi

Post a Comment

No Spam, Please!

Contact Form

Name

Email *

Message *